Komposisi: fungsi di dalam fungsi
(f ∘ g)(x) berarti kerjakan g lebih dulu, lalu masukkan hasilnya ke f. Dengan f(x) = 2x + 3 dan g(x) = x², maka (f ∘ g)(x) = 2x² + 3. Yang di dalam dikerjakan lebih dulu, sama seperti tanda kurung.
Dua fungsi bisa dirangkai menjadi satu, dan satu fungsi bisa dibalik arahnya. Komposisi menggabungkan dua aturan, sedangkan invers membatalkan sebuah aturan dan mengembalikan hasilnya ke masukan asalnya.
Komposisi menjalankan dua fungsi berurutan, dan invers menelusuri perjalanan yang sama ke arah sebaliknya.
(f ∘ g)(x) berarti kerjakan g lebih dulu, lalu masukkan hasilnya ke f. Dengan f(x) = 2x + 3 dan g(x) = x², maka (f ∘ g)(x) = 2x² + 3. Yang di dalam dikerjakan lebih dulu, sama seperti tanda kurung.
(g ∘ f)(x) belum tentu sama dengan (f ∘ g)(x). Dari contoh yang sama, (g ∘ f)(x) = (2x + 3)², dan itu bukan 2x² + 3. Komposisi fungsi tidak komutatif, jadi urutannya harus diperhatikan.
Invers fungsi mengembalikan keluaran menjadi masukan. Kalau f(2) = 7, maka f−1(7) = 2. Notasi f−1 di sini bukan berarti 1 ÷ f, melainkan nama fungsi yang membalik f.
Tulis y = f(x), tukar x dan y, lalu selesaikan untuk y. Untuk f(x) = 2x + 3: y = 2x + 3 menjadi x = 2y + 3, sehingga y = (x − 3) ÷ 2. Hasilnya f−1(x) = (x − 3) ÷ 2. Periksa dengan f−1(7) = 2, dan itu cocok.
g dikerjakan lebih dulu.
Arah pemetaannya dibalik.
Berlaku pada daerah asal yang sah.
Diketahui f(x) = 2x + 3 dan g(x) = x². Cari (f ∘ g)(2) dan f−1(x).
Jawaban(f ∘ g)(2) = 11 dan f−1(x) = (x − 3) ÷ 2
Diketahui f(x) = 3x − 6. Berapa f−1(x)?