04

Penyajian data

04 · Data & peluang5 menit · Pemula

Data mentah berupa daftar angka yang sulit dibaca. Menyajikannya dalam tabel atau diagram membuat polanya langsung terlihat.

Lihat dulu

LIHAT DULU

Dari daftar angka jadi gambar

Tabel dan diagram melakukan hal yang sama: mengubah daftar angka menjadi sesuatu yang bisa ditangkap sekali lihat.

5
5/5
Diagram yang jujur selalu mulai dari nol. Memotong sumbu tegak bisa membuat selisih kecil terlihat dramatis.

Konsep

Tabel frekuensi

Hitung berapa kali setiap nilai muncul. Dari tabel ini semua ukuran statistik bisa dihitung, dan tidak ada data yang terlewat atau terhitung dua kali.

Diagram batang dan diagram garis

Diagram batang dipakai untuk membandingkan kategori, sedangkan diagram garis dipakai untuk menunjukkan perubahan sepanjang waktu. Memilih jenis yang salah membuat polanya justru kabur.

Diagram lingkaran

Diagram lingkaran menunjukkan proporsi terhadap keseluruhan. Satu putaran penuh 360° mewakili 100%, sehingga besar satu juring adalah frekuensi dibagi total, dikali 360°.

Rumus yang dipakai

Sudut juring
sudut = fn × 360°

f frekuensi, n total data.

Persentase
persen = fn × 100%

Selalu dibandingkan terhadap total.

Contoh pengerjaan

Juring pada diagram lingkaran

Dari 40 siswa, 12 memilih matematika. Berapa derajat juringnya pada diagram lingkaran?

  1. Total data n = 40 dan frekuensinya f = 12.
  2. Hitung sudutnya: 1240 × 360°.
  3. 12 ÷ 40 = 0,3, lalu 0,3 × 360° = 108°.
  4. Periksa lewat persen: 30% dari 360° memang 108°.

Jawaban108°

Poin penting

  • Tabel frekuensi adalah dasar semua perhitungan statistik.
  • Diagram batang untuk kategori, diagram garis untuk waktu.
  • Juring lingkaran dihitung sebagai bagian dari total, bukan antar frekuensi.
  • Jumlah semua sudut juring harus tepat 360 derajat.

Latihan singkat

Dari 50 data, frekuensi suatu nilai adalah 10. Berapa persennya?