Bentuk dan derajat
Bentuk umumnya aₙxⁿ + ... + a₁x + a₀, dan pangkat tertinggi n disebut derajat. x³ − 4x² + x + 6 berderajat tiga, dan karena itu paling banyak punya tiga akar.
Suku banyak adalah bentuk aljabar dengan banyak suku berpangkat bulat. Yang membuatnya berguna bukan panjangnya, melainkan sifatnya: sisa dan faktornya bisa diketahui tanpa melakukan pembagian penuh.
Derajat suku banyak menentukan banyaknya akar paling banyak, dan akar-akar itu adalah tempat kurvanya memotong sumbu-x.
Bentuk umumnya aₙxⁿ + ... + a₁x + a₀, dan pangkat tertinggi n disebut derajat. x³ − 4x² + x + 6 berderajat tiga, dan karena itu paling banyak punya tiga akar.
Sisa pembagian f(x) oleh (x − k) sama dengan f(k). Untuk f(x) = x³ − 4x² + x + 6 dibagi (x − 2), sisanya adalah f(2) = 8 − 16 + 2 + 6 = 0. Tidak perlu pembagian panjang.
Kalau f(k) = 0, maka (x − k) adalah faktor dari f(x). Dari contoh tadi f(2) = 0, jadi (x − 2) memang faktor. Kalau f(k) bukan nol, (x − k) bukan faktor, dan nilai f(k) itu sendiri adalah sisanya.
Setelah satu faktor diketahui, bagi suku banyaknya untuk mendapat faktor berderajat lebih rendah. x³ − 4x² + x + 6 dibagi (x − 2) memberi x² − 2x − 3, yang masih bisa difaktorkan menjadi (x − 3)(x + 1).
Menghindari pembagian panjang.
Dua arah, jadi bisa dipakai bolak-balik.
H(x) adalah hasil baginya.
Tentukan apakah (x − 2) faktor dari f(x) = x³ − 4x² + x + 6, lalu faktorkan sepenuhnya.
Jawabanf(x) = (x − 2)(x − 3)(x + 1)
Berapa sisa pembagian f(x) = x³ + 2x² − 5x + 3 oleh (x − 1)?