Kuadrat dan akar saling membatalkan
3² = 9, jadi √9 = 3. Akar kuadrat membatalkan kuadrat, asalkan bilangannya tidak negatif. √−9 tidak punya jawaban bilangan nyata, karena tidak ada bilangan yang dikalikan dirinya sendiri menghasilkan negatif.
Kuadrat dan akar adalah dua arah dari satu hubungan yang sama. Menguadratkan bertanya hasilnya berapa; menarik akar bertanya bilangan apa yang tadi dikalikan dengan dirinya sendiri.
Menarik akar berarti menanyakan bilangan apa yang dikalikan dirinya sendiri menghasilkan angka itu. Jawabannya tidak selalu bulat.
3² = 9, jadi √9 = 3. Akar kuadrat membatalkan kuadrat, asalkan bilangannya tidak negatif. √−9 tidak punya jawaban bilangan nyata, karena tidak ada bilangan yang dikalikan dirinya sendiri menghasilkan negatif.
2³ = 8, jadi ∛8 = 2. Beda dengan akar kuadrat, akar pangkat tiga menerima bilangan negatif: ∛−8 = −2, karena (−2)³ = −8.
√2 bukan bilangan bulat. Perkirakan letaknya dari dua kuadrat terdekat: 1² = 1 dan 2² = 4, jadi 1 < √2 < 2. Karena 2 lebih dekat ke 1 daripada ke 4, nilainya lebih dekat ke 1.
Keluarkan faktor kuadrat sempurna: √50 = √(25 × 2) = 5√2. Menyederhanakan tidak mengubah nilainya, hanya membuatnya lebih mudah dipakai di langkah berikutnya.
Bilangan dikalikan dengan dirinya sendiri.
Membatalkan kuadrat.
Berlaku juga saat a negatif.
Sederhanakan √72, lalu tentukan di antara dua bilangan bulat ia berada.
Jawaban√72 = 6√2, dan nilainya antara 8 dan 9
Di antara dua bilangan bulat berapa √30 berada?