Gradien adalah kemiringan
Gradien mengukur berapa satuan garis naik setiap satu satuan ke kanan. Dari dua titik, gradiennya adalah selisih y dibagi selisih x. Lewat (1, 2) dan (4, 8): m = (8 − 2) ÷ (4 − 1) = 2.
Garis lurus adalah grafik paling sederhana yang bisa kamu gambar, dan gradien adalah satu angka yang merangkum seluruh bentuknya.
Gradien mengukur berapa satuan garis naik untuk setiap satu satuan ke kanan. Segitiga kecil di bawah garis membuat angka itu bisa dihitung, bukan dikira-kira.
Gradien mengukur berapa satuan garis naik setiap satu satuan ke kanan. Dari dua titik, gradiennya adalah selisih y dibagi selisih x. Lewat (1, 2) dan (4, 8): m = (8 − 2) ÷ (4 − 1) = 2.
Pada bentuk ini m adalah gradien dan c adalah titik potong sumbu-y. Garis y = 2x + 3 naik dua satuan tiap satu satuan ke kanan, dan memotong sumbu-y di 3. Membaca m dan c langsung dari bentuk ini jauh lebih cepat daripada membuat tabel nilai.
Kalau gradien dan satu titik diketahui, pakai y − y₁ = m(x − x₁). Gradien 2 lewat titik (1, 2) memberi y − 2 = 2(x − 1), yaitu y = 2x.
Dua garis sejajar punya gradien yang sama persis. Dua garis tegak lurus punya gradien yang hasil kalinya −1: kalau satu bergradien 2, yang lain bergradien −12. Perhatikan bahwa gradien tegak lurus bukan sekadar tandanya dibalik.
Selisih y dibagi selisih x, urutannya harus konsisten.
m gradien, c titik potong sumbu-y.
Cara tercepat menyusun persamaan garis.
Tegak lurus berarti kebalikan dan lawan.
Tentukan persamaan garis yang lewat (1, 2) dan (4, 8).
Jawabany = 2x
Garis mana yang tegak lurus terhadap y = 2x + 1?