Jarak dua titik
Jarak dua titik dihitung dengan Pythagoras, karena selisih x dan selisih y adalah dua kaki segitiga siku-siku. Dari (1, 2) ke (4, 6): selisihnya 3 dan 4, sehingga jaraknya √(9 + 16) = 5.
Geometri analitik menaruh bangun geometri pada bidang koordinat, sehingga jarak dan posisi bisa dihitung dengan aljabar. Segitiga dan garis yang tadinya digambar sekarang punya angka.
Selisih koordinat membentuk segitiga siku-siku, dan Pythagoras menyelesaikan sisanya. Tidak perlu menggambar apa pun dengan penggaris.
Jarak dua titik dihitung dengan Pythagoras, karena selisih x dan selisih y adalah dua kaki segitiga siku-siku. Dari (1, 2) ke (4, 6): selisihnya 3 dan 4, sehingga jaraknya √(9 + 16) = 5.
Titik tengah adalah rata-rata kedua koordinatnya, bukan jarak dibagi dua. Dari (1, 2) dan (4, 6), titik tengahnya ((1 + 4) ÷ 2, (2 + 6) ÷ 2) = (2,5 ; 4).
Untuk garis ax + by + c = 0 dan titik (x₁, y₁), jaraknya adalah |a·x₁ + b·y₁ + c| ÷ √(a² + b²). Nilai mutlaknya penting, karena jarak tidak pernah negatif walaupun hasil substitusinya negatif.
Substitusi titik ke ruas kiri garis memberi tahu di sisi mana titik itu berada. Untuk 3x + 4y − 5 = 0, titik (2, 3) memberi 13 yang positif, sedangkan (0, 0) memberi −5 yang negatif. Keduanya di sisi berlawanan, dan jaraknya sama-sama diukur dari garis yang sama.
Berasal dari Teorema Pythagoras.
Rata-rata tiap koordinat.
Pembilang selalu dibuat positif.
Tentukan jarak titik (2, 3) ke garis 3x + 4y − 5 = 0.
Jawaban2,6 satuan
Berapa jarak titik (0, 0) ke garis 3x + 4y − 10 = 0?