FPB dan KPK bukan dua rumus yang harus dihafal terpisah, melainkan jawaban untuk dua pertanyaan yang berbeda. Satu pertanyaan tentang membagi rata, yang lain tentang bertemu lagi.
Lihat dulu
LIHAT DULU
Dua pohon, satu kelipatan bersama
FPB dan KPK dihitung dari faktorisasi yang sama. Yang membedakan hanya pangkat mana yang diambil.
5/5
Kalau yang dicari FPB, yang diambil justru pangkat terkecil. 15 dan 20 hanya berbagi 5, jadi FPB-nya 5, bukan 60.
Konsep
Dua pertanyaan, dua alat
Kalau sesuatu dibagi menjadi beberapa bagian sama besar dan sebanyak mungkin, yang dicari adalah FPB. Kalau dua kejadian berulang dan kamu bertanya kapan keduanya terjadi bersamaan lagi, yang dicari adalah KPK. Kata kuncinya berbeda, dan itu yang menentukan alatnya.
FPB: membagi rata sebesar mungkin
24 buku dan 36 pensil dibagi ke dalam kantong sebanyak mungkin dengan isi yang sama. FPB dari 24 dan 36 adalah 12, jadi ada 12 kantong, masing-masing berisi 2 buku dan 3 pensil. Angka 12 adalah pembagi terbesar yang masuk ke keduanya sekaligus.
KPK: kapan bertemu lagi
Lampu A berkedip tiap 12 detik dan lampu B tiap 18 detik. Keduanya berkedip bersama pertama kali pada detik ke-36, yaitu KPK dari 12 dan 18. KPK selalu kelipatan, jadi jawabannya tidak pernah lebih kecil daripada bilangan terbesar yang diketahui.
Hubungan FPB dan KPK
Untuk dua bilangan, hasil kali FPB dan KPK sama dengan hasil kali kedua bilangan itu. Dari 24 dan 36: 12 × 72 = 864, dan 24 × 36 = 864. Hubungan ini berguna untuk memeriksa jawaban, dan tidak berlaku untuk tiga bilangan atau lebih.
Rumus yang dipakai
FPB
ambil pangkat terkecil tiap prima bersama
Untuk membagi rata.
KPK
ambil pangkat terbesar tiap prima
Untuk kejadian yang bertemu lagi.
Hubungan keduanya
FPB(a, b) × KPK(a, b) = a × b
Berlaku untuk dua bilangan saja.
Contoh pengerjaan
Dua lonceng yang berbunyi bersama
Lonceng A berbunyi setiap 15 menit dan lonceng B setiap 20 menit. Keduanya berbunyi bersama pukul 08.00. Pukul berapa keduanya berbunyi bersama lagi?
Ini pertanyaan bertemu lagi, jadi yang dipakai KPK, bukan FPB.
Jadi keduanya berbunyi bersama lagi 60 menit kemudian, yaitu pukul 09.00.
JawabanPukul 09.00, karena KPK(15, 20) = 60 menit
Poin penting
Membagi rata menjadi bagian sama besar memakai FPB.
Kejadian berulang yang bertemu lagi memakai KPK.
KPK tidak pernah lebih kecil daripada bilangan terbesar yang diketahui.
Untuk dua bilangan, FPB dikali KPK sama dengan hasil kali keduanya.
Latihan singkat
Ibu memiliki 18 kue dan 24 permen yang akan dimasukkan ke dalam kantong dengan isi sama banyak. Berapa kantong terbanyak yang bisa dibuat?
PembahasanIni pertanyaan membagi rata, jadi dipakai FPB. 18 = 2 × 3² dan 24 = 2³ × 3, sehingga FPB-nya 2 × 3 = 6. Angka 72 adalah KPK-nya, dan itu jawaban untuk pertanyaan yang berbeda.