Trigonometri: sin, cos, tan, aturan sinus & kosinus
03 · Geometri & pengukuran9 menit · Menengah
Trigonometri menghubungkan sudut dengan perbandingan sisi. Satu sudut lancip sudah cukup untuk menentukan bentuk sebuah segitiga siku-siku, dan itu berguna begitu yang bisa diukur hanya sudutnya.
Lihat dulu
LIHAT DULU
Satu segitiga, tiga perbandingan
Sinus, kosinus, dan tangen bukan tiga rumus yang terpisah. Ketiganya membaca segitiga yang sama dengan cara yang berbeda.
5/5
Perbandingan ini hanya berlaku pada segitiga siku-siku. Untuk segitiga sembarang, perannya digantikan aturan sinus dan aturan kosinus.
Konsep
Tiga perbandingan dari satu sudut
Sinus membandingkan sisi depan sudut dengan sisi miring, kosinus membandingkan sisi samping dengan sisi miring, dan tangen membandingkan sisi depan dengan sisi samping. Depan dan samping selalu diukur dari sudut yang dipilih, jadi berpindah sudut berarti bertukar nama sisi. Ketiganya juga terikat: tan θ = sin θ ÷ cos θ.
Sudut istimewa
Sudut 30°, 45°, dan 60° punya nilai eksak yang pendek, dan itulah sebabnya soal sering memakainya. Urutannya mudah diingat lewat akar: sin 30° = 12, sin 45° = √2 ÷ 2, dan sin 60° = √3 ÷ 2. Nilai kosinus menurun dalam urutan yang sama, sedangkan tan 45° = 1.
Aturan sinus dan aturan kosinus
Kedua aturan ini berlaku untuk segitiga apa pun, bukan hanya yang siku-siku. Aturan sinus dipakai kalau yang diketahui satu pasangan lengkap: sebuah sisi bersama sudut di hadapannya. Aturan kosinus dipakai kalau yang diketahui dua sisi dengan sudut apitnya, atau ketiga sisinya sekaligus.
Rumus yang dipakai
Perbandingan
sin θ = depanmiring cos θ = sampingmiring tan θ = depansamping
Dibaca dari sudut yang dipilih.
Identitas
sin²θ + cos²θ = 1
Berlaku untuk setiap sudut, bukan hanya yang istimewa.
Aturan sinus
asin A = bsin B = csin C
a berhadapan dengan sudut A, dan seterusnya.
Aturan kosinus
a² = b² + c² − 2bc cos A
Dipakai saat sudut A mengapit sisi b dan c.
Contoh pengerjaan
Sisi di depan sudut 60 derajat
Sebuah segitiga punya sisi b = 5 cm dan c = 8 cm, dengan sudut apit A = 60°. Berapa panjang sisi a?
Yang diketahui dua sisi dan sudut apitnya, jadi aturan kosinus yang dipakai.
Tulis rumusnya: a² = b² + c² − 2bc cos A.
Substitusi: a² = 5² + 8² − 2(5)(8) cos 60°.
Karena cos 60° = 12, suku terakhirnya 2 × 5 × 8 × 12 = 40.
a² = 25 + 64 − 40 = 49, jadi a = 7 cm.
Periksa: 7 lebih pendek dari 5 + 8 dan lebih panjang dari 8 − 5, jadi panjangnya masuk akal.
Jawaban7 cm
Poin penting
Sisi depan dan samping ditentukan oleh sudut yang dipilih, bukan oleh posisi gambarnya.
tangen sama dengan sinus dibagi kosinus.
Aturan sinus butuh satu pasangan sisi dan sudut di hadapannya.
Aturan kosinus butuh dua sisi dan sudut apitnya, atau ketiga sisinya.
Latihan singkat
MudahSoal 1 dari 3
Pada segitiga siku-siku, sisi di depan sudut θ panjangnya 6 cm dan sisi miringnya 10 cm. Berapa sin θ?
Sinus selalu membandingkan sisi depan dengan sisi miring.
Pembahasansin θ = depan ÷ miring = 6 ÷ 10 = 0,6. Pilihan 0,8 adalah cos θ, dan 0,75 adalah tan θ, karena keduanya memakai sisi samping yang panjangnya 8 cm.
SedangSoal 2 dari 3
Pada segitiga sembarang, aturan sinus dipakai kalau yang diketahui dua sisi dan sudut yang diapit keduanya.
Sudut apit berada di antara dua sisi yang diketahui.
PembahasanDua sisi dengan sudut apitnya adalah syarat aturan kosinus, bukan aturan sinus. Aturan sinus butuh satu pasangan yang lengkap: sebuah sisi bersama sudut di hadapannya.
SulitSoal 3 dari 3
Sebuah segitiga punya sudut A = 30° dan sudut B = 90°. Sisi a yang berhadapan dengan A panjangnya 5 cm. Berapa panjang sisi b yang berhadapan dengan B?
sin 90° = 1 dan sin 30° = 12.
PembahasanAturan sinus: b ÷ sin 90° = a ÷ sin 30°. Karena sin 90° = 1 dan sin 30° = 12, didapat b = 5 ÷ 12 = 10 cm. Sisi di depan sudut terbesar memang yang terpanjang.