Sebagian besaran hanya punya besar, sebagian lagi punya besar dan arah. Yang kedua itu disebut vektor, dan cara menghitungnya berbeda: dua perpindahan tidak digabung dengan menjumlahkan panjangnya, melainkan dengan menyusun arahnya.
Lihat dulu
LIHAT DULU
Ujung ke ujung, bukan panjang ke panjang
Dua perpindahan digabung dengan menyusun arahnya, bukan dengan menjumlahkan panjangnya. Gambarnya menunjukkan cara kerjanya.
5/5
Panjang a + b bukan jumlah panjang a dan b, kecuali kalau keduanya searah. Karena itu besarnya dihitung dari komponen hasilnya, bukan dari panjang asalnya.
Konsep
Vektor punya besar dan arah
Vektor digambar sebagai anak panah: panjangnya menyatakan besar, dan ujungnya menyatakan arah. Secara hitungan ia ditulis sebagai komponen, misalnya (3, 1), yang berarti 3 satuan mendatar dan 1 satuan tegak. Dua vektor sama kalau besar dan arahnya sama, di mana pun ia digambar.
Menjumlahkan vektor: ujung ke ujung
Untuk menjumlahkan a dan b, letakkan pangkal b di ujung a. Jumlahnya adalah anak panah dari pangkal a ke ujung b. Karena itu panjang hasilnya bukan jumlah panjang keduanya, kecuali kalau arahnya memang sama persis.
Besar vektor dihitung dengan Pythagoras
Komponen sebuah vektor saling tegak lurus, jadi komponennya adalah dua sisi tegak sebuah segitiga siku-siku, dan vektornya adalah sisi miring. Besarnya karena itu selalu akar dari jumlah kuadrat komponennya, persis seperti menghitung jarak dua titik.
Rumus yang dipakai
Penjumlahan
(a, b) + (c, d) = (a + c, b + d)
Komponen sejenis dijumlahkan, tidak dicampur.
Pengurangan
(a, b) − (c, d) = (a − c, b − d)
Hasilnya vektor dari ujung b ke ujung a.
Besar vektor
|(x, y)| = √x² + y²
Selalu positif, dan nol hanya untuk vektor nol.
Contoh pengerjaan
Menjumlahkan dua vektor dan menghitung besarnya
Diketahui a = (3, 1) dan b = (1, 3). Tentukan a + b, lalu hitung besar hasilnya.
Vektor ditulis sebagai komponen, dan digambar sebagai anak panah.
Menjumlahkan vektor berarti menjumlahkan komponen yang sejenis.
Penjumlahannya bisa dilihat: pangkal vektor kedua diletakkan di ujung yang pertama.
Besar vektor dihitung dengan Pythagoras dari komponennya.
Latihan singkat
MudahSoal 1 dari 3
Diketahui a = (2, 5) dan b = (3, −1). Berapa a + b?
Jumlahkan komponen pertama dengan pertama, komponen kedua dengan kedua.
PembahasanJumlahkan per komponen: 2 + 3 = 5 dan 5 + (−1) = 4, jadi (5, 4). Pilihan (5, 6) menjumlahkan 5 dengan 1 seolah tandanya positif, dan (1, 6) mengurangkan komponen pertamanya.
SedangSoal 2 dari 3
Besar vektor (3, 4) adalah 5.
Komponen vektor saling tegak lurus, jadi gunakan Pythagoras.
Pembahasan|(3, 4)| = √(3² + 4²) = √(9 + 16) = √25 = 5. Menjumlahkan komponennya begitu saja akan memberi 7, dan itu keliru karena komponennya saling tegak lurus.
SulitSoal 3 dari 3
Berapa besar vektor (6, 8)?
Kuadratkan kedua komponen, jumlahkan, lalu tarik akarnya.
Pembahasan|(6, 8)| = √(6² + 8²) = √(36 + 64) = √100 = 10. Angka 6, 8, dan 10 membentuk segitiga siku-siku yang sama polanya dengan 3, 4, dan 5.